Sapi Perah untuk Sapi Perah (Bos taurus (Holstein, FH))
Masalah utama Sapi Perah (Bos taurus (Holstein, FH)): Mastitis, milk fever, fertilitas turun. Sapi Perah (Probiotik Sapi Perah 5-Strain) diformulasikan Dokter Tani untuk membantu peternak sapi perah (bos taurus (holstein, fh)) mengatasinya.
Manfaat Utama
Produksi susu naik 1-2 liter/ekor/hari
TS & protein susu naik (harga jual naik)
Efisiensi pakan membaik
Mastitis subklinis berkurang
5 strain LAB+ Bacillus sinergis
Yang Terlihat Setelah Aplikasi
- 7 hari
Nafsu makan naik, rumen lebih stabil
- 14 hari
Produksi mulai naik 0,5-1 liter
Cara cek: Catat produksi
- 30 hari
Kualitas susu membaik (TS naik)
Cara cek: Uji lab
- 60 hari
Produksi stabil 1-2 liter di atas baseline
Tips Lapangan dari Dokter Tani
Untuk lahan sapi perah: Aplikasikan pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00), hindari panas terik
Frekuensi: Setiap 7–14 hari sesuai fase pertumbuhan tanaman
Saat beralih dari kimia ke organik, kurangi dosis kimia bertahap 30–50% per musim
Jangan campur dengan pestisida kimia dalam tank yang sama — beri jeda 3–5 hari
Lengkapi dengan Formula B (Sapi Perah Premium) untuk hasil maksimal — lihat link di bawah
Kandungan Mikroba Aktif
Strain mikroba fungsional yang bekerja dalam formula ini.
| Nama Latin | Bos taurus (Holstein, FH) |
|---|---|
| Skala nasional | Sedang (~600 rb ekor) |
| Sentra produksi | Jatim (Pasuruan, Pujon), Jabar (Lembang) |
| Pupuk konvensional dominan | Hijauan + konsentrat tinggi |
| Masalah utama | Mastitis, milk fever, fertilitas turun |
| Kategori | Peternakan |
Produk Terkait
Belum ada SKU katalog yang spesifik untuk Sapi Perah (Bos taurus (Holstein, FH)) — tim kami bisa merekomendasikan produk yang paling sesuai lewat WhatsApp.
Tanya Rekomendasi untuk Sapi Perah (Bos taurus (Holstein, FH))Status pendaftaran/izin edar (mis. Permentan 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 dan regulasi terkait) belum diverifikasi secara resmi untuk kombinasi produk-komoditas ini. Jangan mencantumkan klaim nomor registrasi atau sertifikasi tanpa konfirmasi tertulis dari tim regulatory Dokter Tani.