Kembali ke Peternakan
Peternakan Formula A · Formula Booster

Broiler untuk Ayam Broiler

Gallus gallus domesticus

Masalah utama Ayam Broiler: CRD, ND, IBD, AGP-replacement, koksidiosis. Broiler (Probiotik Broiler Multi-Strain) diformulasikan Dokter Tani untuk membantu peternak ayam broiler mengatasinya.

0,05–0,1 poin FCR turun
5–15% Mortalitas turun
40% Bau ammonia kandang turun
Bobot akhir lebih tinggi, uniformity lebih baik

Manfaat Utama

  • FCR turun 0,05–0,1 poin — hemat Rp 80–100 per ekor

  • Mortalitas turun dari 5–15% ke 2–5% — profit per siklus naik

  • Bobot akhir lebih tinggi, uniformity lebih baik

  • Menekan Salmonella, E. coli , dan Clostridium tanpa antibiotik

  • Bau ammonia kandang turun hingga 40% — welfare pekerja meningkat

Yang Terlihat Setelah Aplikasi

  1. 3–5 hari

    Kotoran lebih padat, bau kandang berkurang

    Cara cek: Mikroflora usus mulai berubah

  2. 7 hari

    Nafsu makan naik, ayam lebih aktif

    Cara cek: Penyerapan nutrisi membaik

  3. 14 hari

    Bobot mulai lebih tinggi vs kontrol

    Cara cek: Sampling bobot 10% populasi

  4. 21 hari

    FCR terukur lebih rendah

    Cara cek: Hitung konsumsi pakan vs bobot badan

Tips Lapangan dari Dokter Tani

  • Untuk lahan ayam broiler: Aplikasikan pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00), hindari panas terik

  • Frekuensi: Setiap 7–14 hari sesuai fase pertumbuhan tanaman

  • Saat beralih dari kimia ke organik, kurangi dosis kimia bertahap 30–50% per musim

  • Jangan campur dengan pestisida kimia dalam tank yang sama — beri jeda 3–5 hari

  • Lengkapi dengan Formula B (Broiler Premium) untuk hasil maksimal — lihat link di bawah

Kandungan Mikroba Aktif

Strain mikroba fungsional yang bekerja dalam formula ini.

Lactobacillus acidophilus Bacillus subtilis Bacillus coagulans
Nama LatinGallus gallus domesticus
Skala nasionalSangat Besar (3+ miliar ekor/tahun)
Sentra produksiJabar, Jateng, Jatim, Sumut
Pupuk konvensional dominanPakan komersial + AGP/probiotik
Masalah utamaCRD, ND, IBD, AGP-replacement, koksidiosis
KategoriPeternakan

Produk Terkait

Belum ada SKU katalog yang spesifik untuk Ayam Broiler — tim kami bisa merekomendasikan produk yang paling sesuai lewat WhatsApp.

Tanya Rekomendasi untuk Ayam Broiler

Status pendaftaran/izin edar (mis. Permentan 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 dan regulasi terkait) belum diverifikasi secara resmi untuk kombinasi produk-komoditas ini. Jangan mencantumkan klaim nomor registrasi atau sertifikasi tanpa konfirmasi tertulis dari tim regulatory Dokter Tani.

Tanya Jawab

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Profil komoditas ayam broiler
Nama Latin: Gallus gallus domesticus Skala nasional: Sangat Besar (3+ miliar ekor/tahun) Sentra produksi: Jabar, Jateng, Jatim, Sumut Pupuk konvensional dominan: Pakan komersial + AGP/probiotik Masalah utama: CRD, ND, IBD, AGP-replacement, koksidiosis Kategori: Peternakan
Manfaat utama Broiler
FCR turun 0,05–0,1 poin — hemat Rp 80–100 per ekor Mortalitas turun dari 5–15% ke 2–5% — profit per siklus naik Bobot akhir lebih tinggi, uniformity lebih baik Menekan Salmonella, E. coli , dan Clostridium tanpa antibiotik Bau ammonia kandang turun hingga 40% — welfare pekerja meningkat
Aplikasi & dosis untuk ayam broiler
3–5 hari: Kotoran lebih padat, bau kandang berkurang — Mikroflora usus mulai berubah 7 hari: Nafsu makan naik, ayam lebih aktif — Penyerapan nutrisi membaik 14 hari: Bobot mulai lebih tinggi vs kontrol — Sampling bobot 10% populasi 21 hari: FCR terukur lebih rendah — Hitung konsumsi pakan vs bobot badan
Tips lapangan dari Dokter Tani
Untuk lahan ayam broiler: Aplikasikan pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00), hindari panas terik Frekuensi: Setiap 7–14 hari sesuai fase pertumbuhan tanaman Saat beralih dari kimia ke organik, kurangi dosis kimia bertahap 30–50% per musim Jangan campur dengan pestisida kimia dalam tank yang sama — beri jeda 3–5 hari Lengkapi dengan Formula B (Broiler Premium) untuk hasil maksimal — lihat link di bawah