Kembali ke Perkebunan
Perkebunan Formula A · Formula Booster

Peningkat TBS Sawit untuk Kelapa Sawit

Elaeis guineensis

Masalah utama Kelapa Sawit: Ganoderma BSR, ulat api Setothosea, kumbang tanduk. Peningkat TBS Sawit (Pupuk Hayati Khusus Sawit) diformulasikan Dokter Tani untuk membantu petani kelapa sawit mengatasinya.

15-20% Pupuk kimia
5-10% Produktivitas naik
Triple function: nutrisi + anti-Ganoderma + soil health
Trichoderma aktif melawan Ganoderma BSR

Manfaat Utama

  • Triple function: nutrisi + anti-Ganoderma + soil health

  • Trichoderma aktif melawan Ganoderma BSR

  • Mengurangi pupuk kimia 15-20%

  • Memperbaiki tanah kebun tua

  • Format tablet praktis untuk kebun luas

Yang Terlihat Setelah Aplikasi

  1. 1 bulan

    Perakaran lebih aktif

    Cara cek: Gali sampel

  2. 3 bulan

    Gejala BSR melambat

    Cara cek: Monitoring sensus

  3. 6 bulan

    Daun lebih hijau, tandan lebih berat

    Cara cek: Visual + timbang TBS

  4. 12 bulan

    Produktivitas naik 5-10%

    Cara cek: Data panen CPO

Tips Lapangan dari Dokter Tani

  • Untuk lahan kelapa sawit: Aplikasikan pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00), hindari panas terik

  • Frekuensi: Setiap 7–14 hari sesuai fase pertumbuhan tanaman

  • Saat beralih dari kimia ke organik, kurangi dosis kimia bertahap 30–50% per musim

  • Jangan campur dengan pestisida kimia dalam tank yang sama — beri jeda 3–5 hari

  • Lengkapi dengan Formula B (Anti-Ganoderma Sawit) untuk hasil maksimal — lihat link di bawah

Kandungan Mikroba Aktif

Strain mikroba fungsional yang bekerja dalam formula ini.

Trichoderma Azotobacter B. subtilis
Nama LatinElaeis guineensis
Skala nasionalSangat Besar (~16,8 juta ha)
Sentra produksiRiau, Sumut, Kalbar, Kalteng
Pupuk konvensional dominanNPK majemuk, KCl, JJK, Hayati
Masalah utamaGanoderma BSR, ulat api Setothosea, kumbang tanduk
KategoriPerkebunan

Status pendaftaran/izin edar (mis. Permentan 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 dan regulasi terkait) belum diverifikasi secara resmi untuk kombinasi produk-komoditas ini. Jangan mencantumkan klaim nomor registrasi atau sertifikasi tanpa konfirmasi tertulis dari tim regulatory Dokter Tani.

Tanya Jawab

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Profil komoditas kelapa sawit
Nama Latin: Elaeis guineensis Skala nasional: Sangat Besar (~16,8 juta ha) Sentra produksi: Riau, Sumut, Kalbar, Kalteng Pupuk konvensional dominan: NPK majemuk, KCl, JJK, Hayati Masalah utama: Ganoderma BSR, ulat api Setothosea, kumbang tanduk Kategori: Perkebunan
Manfaat utama Peningkat TBS Sawit
Triple function: nutrisi + anti-Ganoderma + soil health Trichoderma aktif melawan Ganoderma BSR Mengurangi pupuk kimia 15-20% Memperbaiki tanah kebun tua Format tablet praktis untuk kebun luas
Aplikasi & dosis untuk kelapa sawit
1 bulan: Perakaran lebih aktif — Gali sampel 3 bulan: Gejala BSR melambat — Monitoring sensus 6 bulan: Daun lebih hijau, tandan lebih berat — Visual + timbang TBS 12 bulan: Produktivitas naik 5-10% — Data panen CPO
Tips lapangan dari Dokter Tani
Untuk lahan kelapa sawit: Aplikasikan pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00), hindari panas terik Frekuensi: Setiap 7–14 hari sesuai fase pertumbuhan tanaman Saat beralih dari kimia ke organik, kurangi dosis kimia bertahap 30–50% per musim Jangan campur dengan pestisida kimia dalam tank yang sama — beri jeda 3–5 hari Lengkapi dengan Formula B (Anti-Ganoderma Sawit) untuk hasil maksimal — lihat link di bawah