Kembali ke Perkebunan
Perkebunan Formula A · Formula Booster

Pembesar Rimpang Jahe untuk Jahe

Zingiber officinale

Masalah utama Jahe: Layu bakteri (Ralstonia), busuk rimpang, nematoda. Pembesar Rimpang Jahe (POC Booster Perakaran) diformulasikan Dokter Tani untuk membantu petani jahe mengatasinya.

2-3x Perakaran
20-30% Bobot rimpang jahe
Stek & cangkok berhasil lebih tinggi
Tanaman tahan kekeringan

Manfaat Utama

  • Perakaran 2-3x lebih lebat

  • Bobot rimpang jahe 20-30% lebih baik

  • Stek & cangkok berhasil lebih tinggi

  • Tanaman tahan kekeringan — akar lebih dalam

  • P lebih tersedia via B. megaterium

Yang Terlihat Setelah Aplikasi

  1. 5 hari

    Akar baru muncul (stek/bibit)

    Cara cek: Cabut sampel

  2. 14 hari

    Volume akar 2x lebih banyak

    Cara cek: Visual

  3. 30 hari

    Umbi mulai membesar

    Cara cek: Ukur diameter

  4. Panen

    Umbi 20-30% lebih besar

    Cara cek: Timbang

Tips Lapangan dari Dokter Tani

  • Untuk lahan jahe: Aplikasikan pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00), hindari panas terik

  • Frekuensi: Setiap 7–14 hari sesuai fase pertumbuhan tanaman

  • Saat beralih dari kimia ke organik, kurangi dosis kimia bertahap 30–50% per musim

  • Jangan campur dengan pestisida kimia dalam tank yang sama — beri jeda 3–5 hari

  • Lengkapi dengan Formula B (Anti-Busuk Rimpang Jahe) untuk hasil maksimal — lihat link di bawah

Kandungan Mikroba Aktif

Strain mikroba fungsional yang bekerja dalam formula ini.

Konsorsium mikroba nutrisi perakaran (P Ca auxin)
Nama LatinZingiber officinale
Skala nasionalSedang (industri jamu)
Sentra produksiJateng, Jabar, Sumut
Pupuk konvensional dominanNPK, Organik, Trichoderma
Masalah utamaLayu bakteri (Ralstonia), busuk rimpang, nematoda
KategoriPerkebunan

Status pendaftaran/izin edar (mis. Permentan 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 dan regulasi terkait) belum diverifikasi secara resmi untuk kombinasi produk-komoditas ini. Jangan mencantumkan klaim nomor registrasi atau sertifikasi tanpa konfirmasi tertulis dari tim regulatory Dokter Tani.

Tanya Jawab

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Profil komoditas jahe
Nama Latin: Zingiber officinale Skala nasional: Sedang (industri jamu) Sentra produksi: Jateng, Jabar, Sumut Pupuk konvensional dominan: NPK, Organik, Trichoderma Masalah utama: Layu bakteri (Ralstonia), busuk rimpang, nematoda Kategori: Perkebunan
Manfaat utama Pembesar Rimpang Jahe
Perakaran 2-3x lebih lebat Bobot rimpang jahe 20-30% lebih baik Stek & cangkok berhasil lebih tinggi Tanaman tahan kekeringan — akar lebih dalam P lebih tersedia via B. megaterium
Aplikasi & dosis untuk jahe
5 hari: Akar baru muncul (stek/bibit) — Cabut sampel 14 hari: Volume akar 2x lebih banyak — Visual 30 hari: Umbi mulai membesar — Ukur diameter Panen: Umbi 20-30% lebih besar — Timbang
Tips lapangan dari Dokter Tani
Untuk lahan jahe: Aplikasikan pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00), hindari panas terik Frekuensi: Setiap 7–14 hari sesuai fase pertumbuhan tanaman Saat beralih dari kimia ke organik, kurangi dosis kimia bertahap 30–50% per musim Jangan campur dengan pestisida kimia dalam tank yang sama — beri jeda 3–5 hari Lengkapi dengan Formula B (Anti-Busuk Rimpang Jahe) untuk hasil maksimal — lihat link di bawah