Kembali ke Aquaculture & Perikanan
Aquaculture & Perikanan Formula A · Formula Booster

Multi Cair untuk Mikroalga

Spirulina platensis / Chlorella vulgaris

Masalah utama Mikroalga: Kontaminasi bakteri, kepadatan rendah. Multi Cair (Pupuk Hayati Cair Universal 5-in-1) diformulasikan Dokter Tani untuk membantu pembudidaya mikroalga mengatasinya.

10–30% Produktivitas
30–50% Kebutuhan pupuk kimia
Kesehatan tanah secara bertahap
Melindungi tanaman dari penyakit tanah

Manfaat Utama

  • Meningkatkan produktivitas 10–30% — tergantung komoditas dan kondisi tanah awal

  • Mengurangi kebutuhan pupuk kimia 30–50% — hara terkunci di tanah jadi tersedia, hemat Rp 200–500rb/ha

  • Memperbaiki kesehatan tanah secara bertahap — bahan organik naik, pH lebih stabil

  • Melindungi tanaman dari penyakit tanah — Trichoderma aktif menekan Fusarium, Phytophthora, Ganoderma

  • Memperkuat perakaran — Azospirillum merangsang IAA, akar lebih lebat dan dalam

Yang Terlihat Setelah Aplikasi

  1. 7 hari

    Akar mulai lebih lebat, tunas baru muncul

    Cara cek: Azospirillum dan IAA mulai bekerja

  2. 14 hari

    Daun lebih hijau, batang lebih kokoh

    Cara cek: N-fiksasi dan P-solubilisasi aktif

  3. 30 hari

    Pertumbuhan vegetatif lebih baik vs kontrol

    Cara cek: Bandingkan petak perlakuan vs kontrol

  4. 1 musim tanam

    Produktivitas naik 10–30%, biaya pupuk kimia turun

    Cara cek: Hitung total ROI

Tips Lapangan dari Dokter Tani

  • Untuk lahan mikroalga: Aplikasikan pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00), hindari panas terik

  • Frekuensi: Setiap 7–14 hari sesuai fase pertumbuhan tanaman

  • Saat beralih dari kimia ke organik, kurangi dosis kimia bertahap 30–50% per musim

  • Jangan campur dengan pestisida kimia dalam tank yang sama — beri jeda 3–5 hari

  • Lengkapi dengan Formula B (Air Kolam Darurat) untuk hasil maksimal — lihat link di bawah

Kandungan Mikroba Aktif

Strain mikroba fungsional yang bekerja dalam formula ini.

Rhizobium sp. Bacillus subtilis Azospirillum brasilense Pseudomonas fluorescens Trichoderma harzianum
Nama LatinSpirulina platensis / Chlorella vulgaris
Skala nasionalTumbuh (food security)
Sentra produksiIndustri pakan & farmasi
Pupuk konvensional dominanNutrient mix kultur
Masalah utamaKontaminasi bakteri, kepadatan rendah
KategoriAquaculture & Perikanan

Produk Terkait

Belum ada SKU katalog yang spesifik untuk Mikroalga — tim kami bisa merekomendasikan produk yang paling sesuai lewat WhatsApp.

Tanya Rekomendasi untuk Mikroalga

Status pendaftaran/izin edar (mis. Permentan 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 dan regulasi terkait) belum diverifikasi secara resmi untuk kombinasi produk-komoditas ini. Jangan mencantumkan klaim nomor registrasi atau sertifikasi tanpa konfirmasi tertulis dari tim regulatory Dokter Tani.

Tanya Jawab

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Profil komoditas mikroalga
Nama Latin: Spirulina platensis / Chlorella vulgaris Skala nasional: Tumbuh (food security) Sentra produksi: Industri pakan & farmasi Pupuk konvensional dominan: Nutrient mix kultur Masalah utama: Kontaminasi bakteri, kepadatan rendah Kategori: Aquaculture & Perikanan
Manfaat utama Multi Cair
Meningkatkan produktivitas 10–30% — tergantung komoditas dan kondisi tanah awal Mengurangi kebutuhan pupuk kimia 30–50% — hara terkunci di tanah jadi tersedia, hemat Rp 200–500rb/ha Memperbaiki kesehatan tanah secara bertahap — bahan organik naik, pH lebih stabil Melindungi tanaman dari penyakit tanah — Trichoderma aktif menekan Fusarium, Phytophthora, Ganoderma Memperkuat perakaran — Azospirillum merangsang IAA, akar lebih lebat dan dalam
Aplikasi & dosis untuk mikroalga
7 hari: Akar mulai lebih lebat, tunas baru muncul — Azospirillum dan IAA mulai bekerja 14 hari: Daun lebih hijau, batang lebih kokoh — N-fiksasi dan P-solubilisasi aktif 30 hari: Pertumbuhan vegetatif lebih baik vs kontrol — Bandingkan petak perlakuan vs kontrol 1 musim tanam: Produktivitas naik 10–30%, biaya pupuk kimia turun — Hitung total ROI
Tips lapangan dari Dokter Tani
Untuk lahan mikroalga: Aplikasikan pagi (06.00–09.00) atau sore (16.00–18.00), hindari panas terik Frekuensi: Setiap 7–14 hari sesuai fase pertumbuhan tanaman Saat beralih dari kimia ke organik, kurangi dosis kimia bertahap 30–50% per musim Jangan campur dengan pestisida kimia dalam tank yang sama — beri jeda 3–5 hari Lengkapi dengan Formula B (Air Kolam Darurat) untuk hasil maksimal — lihat link di bawah