BioInsekta Anti-Tungau & Kutu Putih Singkong
BioInsekta

BioInsekta Anti-Tungau & Kutu Putih Singkong

Kode produk: DT-INS-001

Serangan tungau merah & kutu putih (mealybug) bisa memangkas 30–70% hasil panen singkong dalam hitungan minggu — daun & malai rusak, bulir hampa, penggerek melubangi batang/tongkol. Pestisida kimia memicu resistensi hama, membunuh musuh alami, dan meninggalkan residu. BioInsekta Anti-Tungau & Kutu Putih Singkong memakai konsorsium jamur & bakteri entomopatogen (Beauveria bassiana, Metarhizium anisopliae, Bacillus thuringiensis, Lecanicillium lecanii) yang menginfeksi hama secara biologis — menekan populasi tanpa residu, aman bagi lebah penyerbuk & musuh alami. Diuji laboratorium, cocok pertanian organik. Harga Rp 75.000/L.

Rp75.000

Pilihan ukuran

Jumlah
Pesan via WhatsApp
Produk original & bergaransi Dikirim ke seluruh Indonesia Konsultasi gratis dengan tim ahli
30–70%
Potensi kehilangan hasil akibat tungau merah & kutu putih (mealybug)
4-in-1
4 mikroba entomopatogen sinergis
0%
Residu — aman organik & lebah
12
Bln masa simpan

Keunggulan Produk

Khusus menekan tungau merah & kutu putih (mealybug) pada singkong — Konsorsium 4 mikroba menyerang hama dari berbagai sisi tanpa memicu resistensi.

Nol residu — aman organik & lebah penyerbuk — Hasil panen bisa masuk pasar organik premium; aman bagi musuh alami.

Lebih hemat dari insektisida kimia — Rp 225.000–375.000 per ha/musim vs Rp 500.000–1.200.000 + biaya resistensi.

Aman dicampur NutriOrganic & NPK satu tangki — Satu semprot untuk nutrisi + proteksi hama (hindari fungisida tembaga).

CARA KERJA & KANDUNGAN

Bahan AktifJumlahMekanismePenjelasan
Beauveria bassiana (Jamur Entomopatogen) 3,1 × 10⁷ CFU/ml Spora menembus kutikula serangga & menginfeksi dari dalam — hama mati 3–7 hari Pembunuh utama hama bertubuh lunak (ulat, kutu, thrips, wereng). Balitsa & BBPadi mencatat penekanan populasi 60–80%.
Metarhizium anisopliae (Jamur Hijau Entomopatogen) 2,7 × 10⁷ CFU/ml Menginfeksi larva & kumbang penggerek dalam batang/tanah Spesialis penggerek batang & larva tanah. Spora tumbuh sebagai jamur hijau khas di tubuh serangga.
Bacillus thuringiensis (Bt — Bakteri Kristal) 5,2 × 10⁷ CFU/ml Kristal protein Cry merusak usus ulat saat termakan — ulat berhenti makan & mati 2–4 hari Senjata anti-ulat (grayak, FAW, penggerek). Spesifik larva Lepidoptera, aman bagi musuh alami & lebah.
Lecanicillium lecanii (Jamur Anti-Hama Penghisap) 1,9 × 10⁷ CFU/ml Menginfeksi wereng, kutu daun, thrips & tungau — memutus reproduksi Spesialis hama penghisap sekaligus menekan penularan virus yang dibawa vektor.

BioInsekta Anti-Tungau & Kutu Putih Singkong vs Insektisida Kimia

AspekBioInsekta Anti-Tungau & Kutu Putih SingkongInsektisida Kimia
Cara Kerja Infeksi biologis + preventif jangka panjang Racun kontak/sistemik — memicu resistensi
Resistensi Hama Tidak ada — 4 mekanisme infeksi berbeda Hama cepat kebal
Musuh Alami & Lebah Aman — selektif terhadap hama sasaran Membunuh predator & penyerbuk
Residu Nol residu — aman dipanen kapan saja Ada residu — wajib masa tunggu
Harga per Liter Rp 75.000 Rp 90.000–250.000/L

SPESIFIKASI PRODUK & DOSIS APLIKASI

FaseCara AplikasiTujuanDosis
Preventif Awal Semprot merata 300–400 L/ha, fokus pangkal batang, bawah daun & malai/tongkol Tekan populasi tungau merah & kutu putih (mealybug) sebelum ledakan 5 ml/L air
Rutin Vegetatif Interval 7–10 hari (5–7 hari saat tekanan tinggi) Jaga populasi hama tetap rendah 5 ml/L air
Saat Serangan Semprot sore (16.00–18.00) interval 3–5 hari hingga terkendali Infeksi cepat saat kelembapan tinggi 7 ml/L air
Pemeliharaan 10–14 hari sekali setelah populasi turun Mencegah serangan ulang 5 ml/L air

MANFAAT TERUKUR (BISA DICEK SENDIRI DI LAPANGAN)

ManfaatTarget TerukurCara Cek di Lapangan AndaSumber / Referensi
Populasi tungau merah & kutu putih (mealybug) turun Turun 60–80% dalam 2–3 minggu aplikasi rutin Hitung jumlah hama pada 10 tanaman acak sebelum & sesudah 2 minggu Balitsa, Beauveria bassiana vs hama bertubuh lunak
Kerusakan daun/buah berkurang <10% daun/buah baru rusak akibat hama Periksa pucuk & buah muda 10 tanaman acak tiap minggu BBPadi, Metarhizium anisopliae uji lapang
Tanpa resistensi hama Hama tetap rentan pada musim tanam berikutnya Bandingkan efektivitas antar musim — tidak menurun Permentan 261/2019, konsorsium 4 mikroba
Musuh alami & lebah aman Predator (kumbang, laba-laba) & penyerbuk tetap hadir Amati kehadiran serangga berguna 1–2 minggu pascasemprot Uji selektivitas entomopatogen terhadap musuh alami

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kenapa harus disemprot sore hari?
Spora jamur entomopatogen sensitif UV — bila disemprot siang banyak spora mati. Sore hari (16.00–18.00) dengan kelembapan naik & embun malam ideal agar spora berkecambah menembus tubuh hama.
Berapa lama hama mati setelah disemprot?
Tidak instan. Bt menghentikan makan ulat dalam jam (mati 2–4 hari); jamur Beauveria/Metarhizium butuh 3–7 hari. Aplikasi PREVENTIF rutin lebih efektif daripada menunggu ledakan.
Aman untuk lebah, ternak & musuh alami?
Ya, 100% aman. Mikroba entomopatogen selektif terhadap hama sasaran & tidak berbahaya bagi lebah, predator alami, cacing tanah, ternak, maupun manusia.
Bisa dicampur pupuk dalam satu tangki?
Bisa dicampur NutriOrganic, NPK, urea & pupuk daun. HINDARI fungisida tembaga (Cu) & insektisida kimia berspektrum luas — membunuh mikroba hidup. Kocok rata sebelum aplikasi.
Rekomendasi

Produk Terkait

Butuh saran untuk BioInsekta Anti-Tungau & Kutu Putih Singkong?

Konsultasikan kebutuhan lahan Anda dengan tim ahli Dokter Tani — gratis, via WhatsApp.

Konsultasi Gratis Sekarang